Gara-gara Tanah Warisan, Kakek 74 Tahun Digugat Anaknya Rp 216 Juta

Air susu di balas air tuba mungkin itulah yang saat ini di rasakan oleh H. Muhammad Bola yang berusia 74 tahun, warga desa Ranggasolo kabupaten Bima, Nusa tenggara barat (NTB), setelah di laporkan oleh anak kandung dan menantunya ke pengadilan negeri raba bima.

kakek berusia 74 Tahun itu di gugat oleh anak pertamanya, HJ. Jahari dan suaminya H.arsad sebesar RP 216 juta atas kasus sengketa lahan dan selain di gugat secara materi, kakek Muhammad juga di gugat untuk segera keluar dari Tanah yang kini di jadikan Rumah oleh kakek muhammad.

Menurut anak bungsu kakek muhammad, Yusran menjelaskan bahwa awalnya kakak pertamanya minta tempat untuk di jadikan usaha penggilingan padi, setelah di berikan oleh orang tua saya, langsung dia merasa tanah tersebut punya dia padahal tanah itu sendiri sudah di tempati orang tua saya sejak 60 puluh tahun yang lalu.

Padahal sebelum bersengketa seperti ini tahun 2016 lalu tanah ini sudah di bagikan sebagai warisan kepada kami dan kakak pertama sama yang pertama mendapatkan bagian paling besar yakni 800 meter dan sisanya dibagi untuk saya dan kakak kedua saya lanjut Yusran

Namun belakangan, kakak pertama saya meminta tambahan jatah. Bahkan ditengarai ingin mengusasi semua lahan yang ditempati orangtuanya dan langsung mengajukan gugatan ke pengadilan hingga kini proses pengadilannya masih berlangsung.- Berita4.com

Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya

Baca  juga berita menarik lain nya :

Duh, Akibat Sering Jajan PSK, Supir Truk Terkena penyakit Kelamin aneh

 

2 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *