Demi Bayar Uang Kuliah, Mahasiswi Ini Tidak Malu Bekerja Sebagai Supir Angkot

Wajahnya cantik, tubuh tinggi seperti model, dan masih tercatat sebagai mahasiswi. Walaupun begitu, dia tidak malu atau gengsi untuk bekerja apapun demi membantu perekonomian keluarganya.

Di kampusnya, STMIK Manado, dia dikenal sebagai sosok yang pintar dan supel. Sementara di kampung halamannya, yaitu Likupang, Minahasa Utara, dia dikenal sebagai sopir angkot jurusan Likupang-Tatelu. Mungkin hal itulah yang membuat Brenda begitu terkenal di terminal Likupang.

Saat membawakan angkot, tak jarang dia digoda oleh penumpang lelaki. Untuk menyiasatinya, bangku depan (sebelah supir) hanya diperbolehkan untuk penumpang wanita. Namun Brenda mengaku selama ini semuanya masih dalam batasan wajar, diapun hanya membalasnya dengan senyum saja.

Wanita cantik yang bercita-cita jadi pengusaha ini membawakan angkot hari Sabtu, atau pada saat liburan semester. Sebab pada hari Senin-jumat dia harus kuliah. Jika terpaksa untuk menarik angkot sampai malam hari, dia akan meminta kakak atau ayahnya untuk menemani.

Tidak hanya bekerja sebagai supir angkot, dia juga pernah bekerja sebagai kuli bangunan bahkan pemasok air mineral kemasan ke warung-warung. Brenda tidak segan untuk mengangkat sendiri air mineral kemasan itu ke warung-warung.

Perjalanan hidup yang terkesan keras dan tak biasa untuk dijalani seorang wanita ini, didasarkan oleh keadaan ekonomi keluarganya. Walaupun begitu, dia tidak pernah melupakan kewajibannya untuk menuntut ilmu

Anak kedua dari tiga bersaudara ini mulai bekerja untuk membantu ekonomi keluarga sejak keras 4 SD. Sepulang sekolah, dia berjualan ikan mentah.

Setelah duduk di kelas 1 SMP, ayahnya mulai mengenalkan mobil. Sambil belajar mengemudi, Brenda berjualan pisang goreng dan ikan masak. Aktivitas itu juga dilakukan setelah pulang sekolah. Tidak hanya belajar mengemudi, Brenda juga diajar untuk membuka ban dan melihat mesin

Kisah hidup wanita bernama lengkap Brenda Trivena Grace Salea ini menginspirasi banyak orang, bahwa tidak perlu malu atau gengsi bekerja apapun, asal itu halal. Dia juga mengajarkan bahwa pendidikan adalah hal yang harus kita perjuangkan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *