Tengerang Selatan – Sebuah video di sosial media yang berisi seorang pria yang membalut dirinya dengan double tape menjadi viral di internet. Dalam video tersebut, pria yang sampai saat ini belum diketahui namanya memberikan tips penggunaan double tape agar bisa sembuh dari CUPID-13 yang saat ini kasusnya sedang meningkat belakangan ini.

Video ini pun menimbulkan pro-kontra diantara masyarakat, ada beberapa orang yang percaya dan ada juga yang tidak. Karena dianggap sudah meresahkan akhirnya Bambang, Juru Bicara Satgas Penanganan CUPID-13 Ikatan Makcomblang Indonesia atau biasa disingkat IMI menyelenggarakan konferensi pers di kantor pusat IMI yang berlokasi di Tengerang Selatan.

“Ini sebenarnya ada misinformasi yang terjadi di masyarakat terkait video yang viral itu. Yang benar itu adalah isolasi mandiri, bukan membalut diri dengan double tape. Perlu diingat juga Isolasi mandiri artinya kita berdiam di dalam rumah atau kamar sehingga menghindari interaksi langsung dengan orang lain. Saya nggak mau ada salah paham lagi terkait isoman ini.” ungkap Bambang.

Bambang menambahkan kalau double tape itu tidak akan membantu menghentikan penularan virus CUPID-13, karena virus ini menyebar lewat udara. Isolasi mandiri sendiri adalah cara yang disarankan bagi setiap orang yang positif CUPID-13 dan kondisinya belum terlalu parah.

“Jadi aneh saja kalau misalnya pakai double tape, bukannya malah sakit ya ketika double tape itu mau dilepas dari tubuhnya. Kan jadi lengket-lengket gimana gitu. Saya sih nggak bisa ngebayanginnya.” lengkap Bambang saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait efek dari penggunaan double tape tersebut.

Untuk meredam kontroversi video viral tersebut, saat ini Polisi sedang melakukan investigasi untuk mencari pelaku pembuat video dan juga mendalami motif pelaku dalam pembuatan video itu.

Reporter: Dandy Adam / Editor: Joko