Slemin, DIY – Sekelompok ABG di Slemin tiba tiba menjadi riang gembira sesaat setelah melewati tempat pemusnahan barang bukti narkotika yang berlokasi di halaman belakang Polres Slemin DIY pada hari Senin 19 Juli 2021. Hal ini diketahui saat polisi mendapati suara suara aneh dan tawa terbahak bahak dari balik dinding Polres, sesaat setelah acara pemusnahan barang bukti narkotika berjenis magic mushroom berakhir.

“Pada saat akhir prosesi acara pemusnahan magic mushroom ini kami mendengar suara suara aneh dari balik dinding, jadi tim kami langsung mencoba memeriksa tempat kejadian. Lalu kami menemukan ada 5 ABG sedang tertawa terbahak bahak serta berceloteh tidak jelas sambil berguling guling dijalan.” ujar juru bicara Polres Slemin ketika ditemui di tempat kejadian.

Polisi mendapati ada 5 orang anak muda yang terlihat bertingkah aneh. Dua diantaranya yang menari-nari di tengah jalan sambil tertawa, ada yang mengguling-gulingkan badannya di pinggir jalan di rerumputan dan sisanya berkaraoke ria. Kelompok pemuda ini langsung dihampiri para petugas kepolisian yang melihat hal tersebut lalu ditanyai apa yang terjadi, dan mereka hanya tertawa dan berkata “lanjut mang!”

Polres Slemin memang baru baru ini berhasil melakukan penangkapan jaringan pengedar magic mushroom salah satu jenis narkotika yang dilarang penggunaannya di Indonesia. Dari penangkapan tersebut diperoleh 100 kilogram magic mushroom yang di kemas menjadi satuan 5 kiloan di dalam karung.

“Saya sebenarnya lagi lewat abis main futsal (menahan tawa). Terus ada asap asap gitu keluar dari tembok. Eh, mad, mata kamu kok jadi ada 3 ya. (tertawa terbahak bahak)” ungkap Dedi (16) sambil berguling guling di ruangan Polres Slemin saat berusahaa diwawancarai terkait kejadian yang menimpanya.

Ahmad (17) yang juga ikut menghirup asap dari celah tembok pembakaran magic mushroom tersebut pun mengatakan bahwa saat ini dia sedang terbang bersama 2 bidadari sambil mengepak-ngepakan tangannya saat coba dimintain keterangan oleh Polisi.

“Eh eh, kok aku jadi punya sayap. Tunggu bidadari ku, aku akan terbang mengejarmu.” lanjut Ahmad.

Untuk bisa mendapatkan keterangan yang lebih jelas, akhirnya polisi memutuskan untuk menunggu beberapa saat agar efek asap magic mushroom hilang dari mereka.

“Baru selesai main bola di lapangan situ. Tiap hari selalu lewat jalan yang sama, pak. ” Ujar Deni (15), salah satu pemuda yang tidak sengaja menghirup aroma bakar jamur ajaib tersebut setelah 1 jam berkaraoke ria di kantor polisi.

Jojo (17) menambahkan bahwa awalnya mereka melihat ada asap yang keluar dari retakan di dinding belakang kantor polisi, terus mereka yang penasaran akhirnya mencoba mendekati asap tersebut dan tiba tiba mereka malah berhalusinasi sampai akhirnya tersadar di ruang pemeriksaan Polres Slemin.

“Yang saya ingat, saya cuma guling-guling, pak. Badan saya masih pegel-pegel. Baru kali ini kayak gini, pak. Untung gak viral.” sambung Pardi (16) sambil tersenyum malu dan mengingat-ingat kejadian tersebut.

Polisi akhirnya memutuskan untuk membebaskan kelima ABG tersebut dan akan mencoba memperbaiki retakan di dinding ruangan pembakaran barang bukti agar asap tidak lagi keluar saat mereka ingin melakukan prosesi pemusnahan barang bukti narkotika.

Reporter: Rene / Editor: Joko