Surabaiya – Program Perbaikan Kesehatan Masyarakat atau yang populer dengan istilah PPKM yang sudah setahun dijalankan oleh Pemerintah Kota Surabaiya direncanakan akan dihentikan dan diganti dengan program yang baru. Hal ini dilakukan setelah hasil dari PPKM dinilai kurang efektif dalam meningkatkan kesehatan dari warga Surabaiya.

Rencana penghentian PPKM ini diumumkan lewat konferensi pers yang di gelar di balai kota Pemkot Surabaiya pada Selasa pagi (27/07/2021). Sudarsono, juru bicara dari tim pelaksanaan PPKM menjelaskan bahwa nantinya program tersebut akan dirubah menjadi Program Perbaikan dan Pemberdayaan Perkotaan untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat Maju atau disingkat PPPPKKMM.

“Dengan adanya PPPPKKMM ini diharapkan kita bisa lebih fokus untuk menangani masalah kesehatan di kota Surabaiya ini. Selain itu ada beberapa ruang lingkup dari program sebelumnya (PPKM) yang coba kita efisienkan. Sehingga nantinya taraf kesehatan warga kota Surabaiya bisa meningkat dan juga membaik.” ungkap Sudarsono dalam konferensi pers tersebut.

Beliau menambahkan jika lewat PPPPKKMM ini akan ada penyediaan pengobatan gratis bagi lansia dan juga persalinan gratis bagi ibu hamil yang diharapkan dapat semakin mempermudah akses semua warga terhadap fasilitas kesehatan. Dari segi pemberdayaan, nantinya akan ada sosialisasi di setiap RT/RW terkait bagaimana kita bisa membuat lingkungan yang lebih sehat.

Diwawancarai di kesempatan lain, Taufiq, pemerhati kesehatan kota Surabaiya menyampaikan bahwa dia sangat berharap agar program PPPPKKMM ini dapat menangani masalah masalah yang terjadi di program PPKM sebelumnya.

“Sebenarnya sebagai warga kota Surabaiya, saya sangat berharap program baru ini bisa lebih baik. Karena program PPKM yang terdahulu banyak yang salah sasaran dan juga menjadi beban anggaran Pemkot. Tapi kita lihat saja nanti, kalau sama saja hasilnya ya tentu kita akan protes.” jelas Taufiq.

Reporter: Alice / Editor: Joko