Bogur – Akibat kebiasaan baru-nya yang diluar orang normal, Dodi (24) terpaksa harus babak belur dipukuli oleh warga sekitar pada Kamis malam (29/07/2021). Peristiwa ini terjadi karena keresahan warga akibat beberapa kali melihat kain putih yang ada di atas pohon besar di depan rumah Dodi.

Menurut Budi, warga yang ikut memukuli Dodi pada saat kejadian, mengungkapkan bahwa dirinya beserta warga sekitar ingin mengecek kebenaran penampakan kain putih di atas pohon besar tersebut dan bukannya menemui mahluk halus seperti yang dia inginkan, dia malah menemukan Dodi.

“Saya sebenarnya cuma ikut-ikutan aja. Awalnya pengen bikin konten serem-serem gitu buat di upload di Yutup. Eh pas saya bareng warga yang lain ke pohon itu jam 12 malem, tiba tiba bener ada kain putih. Terus pak Ahmad langsung sodok tuh setannya, pas jatoh mereka langsung gebukin.” jelas Budi.

Ahmad (41) selaku ketua RT setempat mengonfirmasi kejadian tersebut dan mengaku bahwa dia sudah mendapat laporan dari warga yang sering melihat kain putih diatas pohon besar di depan rumah Dodi. Agar tidak menimbulkan keresahan lebih lanjut, dirinya bersama warga lain mencoba memeriksanya secara langsung.

“Jujur saya takut juga. Makanya langsung saya sodok pake bambu. Pas jatoh, baru tahu bahwa itu orang. Niat saya sih nggak mau gebukin, tapi warga lain mungkin sudah resah jadi tanpa ba-bi-bu langsung digebukin deh Dodi.” tambah Ahmad.

Dodi beralasan bahwa kebiasan baru dia untuk tidur diatas pohon terjadi karena dirinya merasa panas ketika tidur di dalam rumahnya. Dia juga menambahkan bahwa dia telah mencoba beberapa tempat, seperti ruang tamu, halaman, sumur belakang dan dapur, namun tempat-tempat tersebut tidak bisa membuat dirinya tidur dengan nyenyak sampai akhirnya dia memutuskan untuk tidur diatas pohon.

“Iya. Entah kenapa saya nyenyak gitu tidur diatas pohon itu. Adem aja rasanya. Sebenernya nggak nyangka kalau bakal dikira setan.” ungkap Dodi.

Untuk menghindari adanya masalah berkepanjangan, akhirnya warga sekitar dan Dodi berdamai. Selain itu warga pun bergotong royong untuk membelikan Dodi kipas angin kecil supaya tidak kepanasan lagi saat tidur di kamarnya.

Reporter: Rene / Editor: Joko